Logo JawaPos
 - Image
02 Desember 2026, 09.32 WIB

Antarkan Dewa-Dewi Naik, Laporkan Tingkah Laku Manusia

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

 - Image

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat

Sejumlah warga etnis keturunan Tionghoa membakar kertas doa dalam prosesi ritual Sang Sin di Tempat Ibadah Umat Tridharma (TITD) Klenteng Besar Tay Kak Sie, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026). Ritual tahunan yang digelar di sejumlah klenteng di kota itu bermakna menaikkan Toa Pek Kong atau Dewa dari altar klenteng menuju khayangan untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa sebelum dilaksanakannya pembersihan rupang atau patung Dewa dalam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau disebut sebagai tahun Kuda Api. (Nur Chamim/ Jawa Pos Radar Semarang)
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore